Universitas Bunda Thamrin Sambut 153 Orang Mahasiswa Baru dari NTT, Nias, dan Papua
Medan, 18 Agustus 2025
Medan, Universitas Bunda Thamrin (UBT) menegaskan perannya sebagai kampus yang terbuka dan inklusif bagi seluruh anak bangsa. Pada tahun akademik baru ini, UBT dengan bangga menyambut mahasiswa baru sebanyak 153 orang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT), Kepulauan Nias, dan Papua. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Universitas Bunda Thamrin tidak hanya hadir sebagai institusi pendidikan tinggi di Medan, tetapi juga menjadi rumah bagi generasi muda dari Sabang sampai Merauke.
Komitmen Inklusivitas dan Keberagaman
Rektor Universitas Bunda Thamrin, Dr. Drs. Surya Utama, MS menegaskan bahwa kampus ini berkomitmen untuk terus menjadi wadah pendidikan yang menjunjung tinggi nilai keberagaman.
“Kami bangga menyambut mahasiswa dari NTT, Nias, dan Papua. Keberagaman ini memperkaya suasana akademik sekaligus memperkuat rasa persaudaraan antar mahasiswa. Inilah cerminan nyata semboyan Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan kampus,” ujar beliau.
Dengan hadirnyamahasiswa dari berbagai wilayah, UBT percaya bahwa interaksi lintas budaya akan memberikan nilai tambah dalam proses pembelajaran. Mahasiswa tidak hanya dibekali dengan ilmu akademis, tetapi juga mendapatkan pengalaman sosial yang memperluas wawasan dan memperkuat toleransi.
Dukungan dari Yayasan Universitas Bunda Thamrin
Perwakilan Yayasan Gleni, dr. Hely Wijaya, M.Kes, turut menyampaikan rasa bangganya atas kehadiran mahasiswa baru dari daerah-daerah timur Indonesia. “Universitas Bunda Thamrin sejak awal berdiri memiliki visi untuk memberikan kesempatan pendidikan seluas-luasnya bagi seluruh anak bangsa. Kami ingin mereka merasa diterima, dihargai, dan didukung dalam meraih cita-cita. Kehadiran mahasiswa dari NTT, Nias, dan Papua adalah kebanggaan sekaligus pengingat bagi kita semua bahwa pendidikan adalah jalan utama membangun bangsa,” ungkap dr. Hely.
Beliau juga menekankan bahwa yayasan akan terus mendukung program pengembangan kampus, baik dari sisi fasilitas, kualitas dosen, maupun kesempatan beasiswa, agar mahasiswa dari seluruh daerah dapat belajar dengan nyaman dan berprestasi.
Fasilitas dan Dukungan Pendidikan
Universitas Bunda Thamrin telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung kegiatan belajar mahasiswa, mulai dari ruang kuliah modern, laboratorium berstandar Nasional, hingga program beasiswa yang membantu mahasiswa berprestasi maupun yang memiliki keterbatasan ekonomi. Selain itu, UBT juga memiliki beragam kegiatan ekstrakurikuler, organisasi kemahasiswaan, dan komunitas yang dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat, minat, serta kepemimpinan.
“Kami ingin setiap mahasiswa, termasuk mereka yang datang jauh dari NTT, Nias, maupun Papua, merasa diterima dengan hangat dan mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang,” tambah Wakil Rektor Bidang Akademik.
Harapan untuk Generasi Muda
Kehadiran mahasiswa baru dari wilayah timur Indonesia ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasimuda lainnya untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan tinggi. UBT berkomitmen untuk mendampingi mereka dalam mencapai cita-cita, serta menyiapkan lulusannya agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
“Anak-anak dari berbagai daerah membawa semangat yang luar biasa. Kami yakin mereka akan menjadi agen perubahan di masyarakat, membawa nama baik daerahnya, sekaligus membanggakan bangsa,” ujar salah satu dosenpembimbing mahasiswa baru.
Membangun Negeri Lewat Pendidikan
Dengan semangat “Bersama Membangun Negeri”, Universitas Bunda Thamrin terus berusaha menghadirkan pendidikan berkualitas bagi seluruh anak bangsa. Kehadiran mahasiswa dari NTT, Nias, dan Papua menegaskan bahwa pendidikan adalahhak setiap warga negara tanpa memandang asal-usul atau latar belakang.
Universitas Bunda Thamrin percaya bahwa melalui pendidikan yang inklusif, Indonesia dapat melahirkan generasi emas yang berdaya saing, berkarakter, dan siap membangun Negeri.