Universitas Bunda Thamrin Praktik Klinik Keperawatan Komunitas Desa Tanjung Anom
Desa Tanjung Anom, 29 Agustus 2025
Desa Tanjung Anom, Kabupaten Deli Serdang - Universitas Bunda Thamrin (UBT) melalui Program Studi S1 Ilmu Keperawatan melaksanakan Praktik Klinik Keperawatan Komunitas bagi mahasiswa Semester VII pada tanggal 15–29 Agustus 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UBT dalam mewujudkan Kampus Berdampak untuk Masyarakat melalui pendidikan yang aplikatif, pengabdian, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Praktik komunitas ini dihadiri dan dibuka oleh Kaprodi S1 Ilmu Keperawatan, Ibu Elpriska, M.Kep, serta didampingi oleh dosen pembimbing yaitu Ibu Nilawati, M.Kep, dan Ibu Maria Butar-Butar, M.Kep. Mahasiswa melakukan berbagai aktivitas seperti pengkajian kesehatan keluarga, penyuluhan masyarakat, pemetaan kondisi lingkungan, serta pendampingan kader kesehatan desa.
Pernyataan Pimpinan Universitas dan Mitra
Dalam sambutannya, Kaprodi S1 Ilmu Keperawatan, Ibu Elpriska, M.Kep, menegaskan pentingnya pengalaman lapangan bagi mahasiswa.
“Praktik komunitas ini memberikan peluang bagi mahasiswa untuk memahami langsung kebutuhan kesehatan masyarakat. Melalui pendekatan promotif dan preventif, mereka dilatih untuk berpikir kritis, berempati, dan terlibat secara aktif dalam meningkatkan kesehatan komunitas,” ujarnya.
Rektor Universitas Bunda Thamrin, Dr. Drs. Surya Utama, Ms., menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata peran kampus dalam menghadirkan dampak sosial bagi masyarakat.
“UBT berupaya menjadi kampus yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat. Praktik komunitas menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian,” jelasnya.
Dukungan penuh juga diberikan oleh Yayasan Gleni, dr. Hely Widjaya, M.Kes, sebagai badan penyelenggara Universitas Bunda Thamrin.
“Yayasan Gleni berkomitmen memfasilitasi program-program pendidikan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga memberi dampak positif bagi desa yang menjadi lokasi praktik,” ungkap perwakilan yayasan.
Pemerintah Desa Tanjung Anom, melalui Kepala Desa Tanjung Anom, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa UBT.
“Kami merasa terbantu dengan program kesehatan yang dilakukan mahasiswa UBT. Kehadiran mereka meningkatkan pengetahuan warga, memperkuat kegiatan posyandu, serta mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut,” tuturnya.
UBT Sebagai Kampus Berdampak untuk Masyarakat
Pelaksanaan praktik ini semakin menegaskan posisi UBT sebagai Kampus Berdampak untuk Masyarakat, yaitu institusi yang tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga berperan aktif dalam peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui interaksi langsung dengan warga Desa Tanjung Anom, mahasiswa mendapatkan pemahaman kontekstual mengenai tantangan kesehatan di tingkat keluarga dan komunitas sekaligus memberikan edukasi dan intervensi sederhana yang dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
UBT berharap program ini dapat terus berlanjut dan diperkuat di masa mendatang, sehingga mahasiswa dapat terus mengasah kemampuan profesionalnya sekaligus menghadirkan dampak positif bagi masyarakat, sejalan dengan visi universitas dalam membangun generasi tenaga kesehatan yang kompeten, peduli, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.