Universitas Bunda Thamrin Melaksanakan Peninjauan Kurikulum S1 Manajemen Berbasis OBE dan MBKM
Medan, 20 Januari 2026
Universitas Bunda Thamrin melalui Program Studi Manajemen melaksanakan kegiatan peninjauan dan pengembangan Kurikulum Program Sarjana (S1) Manajemen pada Selasa, 20 Januari 2026, bertempat di Universitas Bunda Thamrin, mulai pukul pukul 14.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU) dan menghadirkan Prof. Dr. Ritha F. Dalimunthe, SE., M.Si., Guru Besar FEB USU, sebagai narasumber.
Kegiatan peninjauan kurikulum diikuti oleh Pimpinan Universitas, Pimpinan Fakultas, serta Ketua dan Dosen Program Studi Manajemen Universitas Bunda Thamrin. Peninjauan ini merupakan bagian dari siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), guna memastikan kurikulum selaras dengan kebijakan nasional pendidikan tinggi, kebutuhan pemangku kepentingan, serta capaian pembelajaran lulusan berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Bunda Thamrin, Dr. Drs. Surya Utama, M.S., menegaskan bahwa kurikulum memiliki peran strategis dalam menjamin ketercapaian standar pendidikan tinggi.
“Peninjauan kurikulum merupakan bagian dari proses penjaminan mutu akademik yang berkelanjutan. Kurikulum harus dirancang berbasis capaian pembelajaran lulusan yang terukur dan selaras dengan standar nasional pendidikan tinggi serta kebutuhan pengguna lulusan,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Yayasan Gleni, Hendra Wibowo, S.E., menyampaikan dukungan yayasan terhadap penguatan mutu akademik melalui penyempurnaan kurikulum. Ia menekankan pentingnya keselarasan antara kebijakan pengelolaan perguruan tinggi dan pengembangan akademik program studi.
“Yayasan berkomitmen untuk mendukung pengembangan kurikulum yang berkualitas dan berorientasi pada outcome. Kurikulum yang disusun secara akuntabel dan relevan merupakan fondasi utama dalam menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing dan integritas,” ungkapnya.
Pada sesi utama, Prof. Dr. Ritha F. Dalimunthe, SE., M.Si., memaparkan materi terkait kebijakan terbaru pendidikan tinggi, penerapan Outcome-Based Education (OBE), integrasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dalam struktur kurikulum, serta implikasi Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 terhadap penyusunan kurikulum S1 Manajemen. Pemaparan tersebut memberikan kerangka konseptual dan operasional bagi program studi dalam menyusun profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), serta pemetaan CPL ke Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK).
Ketua Program Studi Manajemen Universitas Bunda Thamrin, Vinna Pratiwi Agustyn, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini difokuskan pada evaluasi dan penyempurnaan kurikulum agar memenuhi prinsip OBE secara komprehensif. Evaluasi dilakukan terhadap kesesuaian profil lulusan dengan visi keilmuan program studi, keterukuran CPL, serta relevansi struktur mata kuliah dan mata kuliah penciri.
“Pengembangan Kurikulum S1 Manajemen diarahkan pada penguatan keselarasan antara profil lulusan, CPL, CPMK, serta metode pembelajaran dan penilaian, termasuk integrasi skema MBKM yang mendukung ketercapaian capaian pembelajaran secara utuh,” ungkapnya.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pemaparan materi, diskusi akademik, dan evaluasi kurikulum, dengan fokus pada penyesuaian CPL sesuai Standar Nasional Pendidikan Tinggi, penataan struktur kurikulum berbasis OBE, integrasi kegiatan MBKM maksimal 20–40 SKS, serta penguatan mata kuliah penciri Program Studi Manajemen Universitas Bunda Thamrin.
Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk menyelaraskan Kurikulum S1 Manajemen dengan Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023, memastikan ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan, serta meningkatkan relevansi kurikulum terhadap kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan masyarakat. Sebagaimana ditegaskan dalam kegiatan tersebut, “Kurikulum bukan sekadar daftar mata kuliah, melainkan peta jalan akademik untuk menjamin lulusan memiliki kompetensi yang terukur, relevan, dan berdaya saing.”
Melalui kegiatan peninjauan kurikulum ini, Program Studi Manajemen Universitas Bunda Thamrin diharapkan mampu menghasilkan kurikulum yang memenuhi prinsip OBE, terdokumentasi secara sistematis, serta mendukung peningkatan mutu akademik dan akreditasi program studi secara berkelanjutan.