Sinergi Akademisi dan Praktisi: Pembukaan Praktikum Lapangan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat di Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat
Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Medan, 19 Juni 2026
Dalam rangka menyelaraskan teori perkuliahan dengan keterampilan praktis di dunia kerja, sejumlah mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat (Public Health) secara resmi memulai kegiatan praktikum lapangan di Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas). Pembukaan kegiatan ini diawali dengan sesi pengarahan (briefing) intensif guna membekali mahasiswa sebelum terjun langsung ke laboratorium operasional.
Acara pembukaan dan pengarahan ini dihadiri langsung oleh Kepala Program Studi, Asnita Yani, SKM., MKM., serta Dosen Penanggung Jawab Mata Kuliah (PJMK), Annisa Febriana Siregar, SKM., MKM. Kehadiran jajaran program studi ini menegaskan komitmen institusi dalam mengawal kualitas akademik dan profesionalisme mahasiswa selama menimba ilmu di instansi mitra.
Dalam sambutannya, Kepala Program Studi, Asnita Yani, SKM., MKM., menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pihak Balai Labkesmas yang telah bersedia menjadi mitra strategis dalam pembentukan kompetensi mahasiswa. Beliau juga berpesan agar para mahasiswa menjaga nama baik almamater serta memanfaatkan kesempatan emas ini dengan maksimal.
"Praktikum di Balai Labkesmas ini adalah jembatan penting bagi mahasiswa untuk memahami subsistem pelayanan kesehatan secara nyata, khususnya dalam aspek penyehatan lingkungan, pengujian laboratorium, dan surveilans kesehatan masyarakat. Kami berharap mahasiswa dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari para instruktur di sini," ujar Asnita Yani.
Senada dengan hal tersebut, Annisa Febriana Siregar, SKM., MKM., selaku dosen PJMK, menekankan pentingnya kedisiplinan, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di laboratorium, serta ketajaman analisis selama praktikum berlangsung. Sesi pengarahan teknis juga dilakukan untuk memastikan mahasiswa memahami target capaian pembelajaran (CPMK) yang harus dipenuhi selama periode praktikum.
Pihak Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat menyambut baik kedatangan para mahasiswa dan menyatakan kesiapannya untuk memberikan bimbingan teknis, mulai dari pengenalan instrumentasi laboratorium mutakhir, teknik sampling, hingga prosedur analisis data kesehatan lingkungan dan masyarakat.
Melalui sinergi antara akademisi dan praktisi ini, diharapkan para lulusan nantinya tidak hanya unggul secara teoretis, tetapi juga siap pakai dan tanggap terhadap berbagai tantangan isu kesehatan masyarakat di masa depan