Prestasi Membanggakan: Dosen Universitas Bunda Thamrin Torehkan Juara 3 di Ajang Internasional 3AIAC Makassar
Makassar, 31 Agustus 2025
Universitas Bunda Thamrin (UBT) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah Internasional. Salah satu dosennya, Balqis Nurmauli Damanik, S.K.M., M.K.M., berhasil meraih Juara 3 (Third Winner) dalam kompetisi Internasional America, Africa, Asia Article Competition (3AIAC) yang berlangsung di Kota Makassar pada tanggal 27–31 Agustus 2025.
Ajang bergengsi ini mempertemukan para akademisi, peneliti, dan praktisi dari tiga benua—Amerika, Afrika, dan Asia—untuk beradu gagasan melalui karya ilmiah. Prestasi Balqis menjadi bukti bahwa kualitas riset dosen Universitas Bunda Thamrin mampu bersaing di tingkat global.
Dalam kompetisi tersebut, Balqis membawakan karya tulis ilmiah berjudul:
“Legal Frameworks for AI-Driven Diagnostics: A Comparative Study of Liability and Data Protection in Modern Health Law.”
Karya ini menyoroti isu-isu krusial seputar pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam bidang kesehatan, khususnya terkait aspek tanggung jawab hukum (liability) dan perlindungan data pasien (data protection). Dengan pendekatan komparatif lintas negara, artikel ini menawarkan perspektif baru dalam membangun kerangka hukum modern yang mampu mengimbangi pesatnya perkembangan teknologi kesehatan.
Gagasan yang diangkat Balqis dianggap relevan sekaligus visioner, mengingat dunia medis saat ini semakin bergantung pada teknologi AI untuk meningkatkan akurasi diagnosis, efisiensi pelayanan, serta keselamatan pasien.
Capaian ini mendapat apresiasi tinggi dari pimpinan kampus. Rektor Universitas Bunda Thamrin, Dr. Drs. Surya Utama, MS, menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih.
“Keberhasilan Ibu Balqis bukan hanya pencapaian pribadi, melainkan juga prestasi bagi seluruh civitas akademika Universitas Bunda Thamrin. Karya ilmiah ini menunjukkan kualitas pemikiran yang kritis, inovatif, dan berdampak luas, terutama dalam bidang hukum kesehatan yang sangat relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Surya.
Dukungan juga datang dari Yayasan Universitas Bunda Thamrin. dr. Hely Wijaya, M.Kes, selaku perwakilan Yayasan, menekankan bahwa pencapaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh keluarga besar UBT.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi dan kerja keras Ibu Balqis. Prestasi ini membuktikan bahwa Universitas Bunda Thamrin mampu melahirkan dosen-dosen yang berkualitas dan berdaya saing global. Semoga capaian ini menjadi pemicu semangat bagi dosen dan mahasiswa lain untuk terus berinovasi dalam riset dan publikasi ilmiah,” ungkap dr.Hely.
Prestasi di tingkat Internasional ini sekaligus mengharumkan nama Universitas Bunda Thamrin sebagai salah satu perguruan tinggi yang konsisten berkomitmen pada peningkatan mutu akademik, penelitian, dan publikasi ilmiah. Selain itu, capaian ini menegaskan posisi UBT sebagai kampus yang berdampak, dengan fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan yang aplikatif, khususnya dalam bidang kesehatan dan hukum modern.
Keberhasilan Balqis Nurmauli Damanik, S.K.M., M.K.M. meraih predikat Juara 3 di ajang internasional 3AIAC 2025 bukan hanya menambah daftar prestasi pribadi, tetapi juga mempertegas komitmen Universitas Bunda Thamrin dalam melahirkan karya-karya akademik yang bermutu tinggi.
Dengan dukungan penuh dari Yayasan dan Pimpinan Universitas, prestasi ini diharapkan menjadi awal dari pencapaian-pencapaian besar lainnya, serta memperkuat peran UBT sebagai kampus berdampak di bidang kesehatan, hukum, dan pembangunan masyarakat global.