Praktik Pemasangan EKG dan AMBU Bag di Lab Keperawatan Gawat Darurat UBT
Medan, 17 September 2025
Program Studi D3 Keperawatan dan S1 Keperawatan Universitas Bunda Thamrin (UBT) melaksanakan kegiatan praktik keterampilan klinik berupa pemasangan Electrocardiography (EKG) serta penggunaan AMBU Bag, bertempat di Laboratorium Keperawatan Gawat Darurat UBT, Kota Medan. Kegiatan ini diikuti oleh para dosen dan mahasiswa dari kedua program studi tersebut.
Praktik dipandu langsung oleh Bapak Juventus, S.Kep., Ns., beserta tim instruktur klinik dari RSU Bunda Thamrin, yang memberikan pembelajaran aplikatif serta demonstrasi alat secara komprehensif. Para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan prosedur pemasangan EKG, membaca hasil dasar elektrokardiografi, hingga teknik ventilasi manual menggunakan AMBU Bag dalam simulasi kasus kegawatdaruratan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kaprodi S1 Keperawatan, Ibu Elpriska, M.Kep, yang menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi antara UBT dan RSU Bunda Thamrin.
“Kegiatan praktik seperti ini sangat penting untuk memperkuat kompetensi klinis mahasiswa. Kami berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang sesuai dengan standar pelayanan keperawatan modern,” ujar Ibu Elpriska.
Sementara itu, Rektor Universitas Bunda Thamrin, Bapak Dr. Drs. Surya Utama, M.S.,, dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan tenaga kesehatan masa depan dalam menghadapi tantangan dunia medis yang terus berkembang.
“UBT berupaya memastikan bahwa lulusan kami tidak hanya menguasai teori, tetapi juga terampil dalam praktik lapangan. Kolaborasi dengan RSU Bunda Thamrin merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan keperawatan di kampus kita.”
Dukungan juga disampaikan oleh perwakilan Yayasan Gleni, Ibu dr. Hely Wijaya, M.Kes, selaku badan penyelenggara UBT, yang menegaskan komitmen yayasan terhadap peningkatan kualitas fasilitas dan pengalaman belajar mahasiswa.
“Kami mendorong setiap kegiatan yang dapat mengembangkan kompetensi profesional mahasiswa, terutama dalam keterampilan kegawatdaruratan yang sangat dibutuhkan di dunia pelayanan kesehatan,” ujar perwakilan Yayasan Gleni.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Keperawatan UBT semakin siap menghadapi praktik klinik dan dunia kerja, serta mampu memberikan pelayanan kesehatan yang responsif, tepat, dan profesional.