PKKMB 2025 Universitas Bunda Thamrin : Wujudkan Mahasiswa Emas sebagai Pionir Indoensia yang Mandiri, Cerdas, dan Berkarakter
Medan, 03 September 2025
Medan, 1–2 September 2025 – Universitas Bunda Thamrin (UBT) dengan penuh semangat menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2025 di Aula Lantai 8 RSU Bunda Thamrin, Medan. Acara yang berlangsung selama dua hari ini mengusung tema besar :
“Wujudkan Mahasiswa Emas sebagai Pionir Indonesia yang Mandiri, Cerdas, dan Berkarakter.”
Tema ini mencerminkan cita-cita UBT dalam membentuk generasi muda Indonesia yang Unggul secara akademis, tangguh secara mental, dan berintegritas dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan PKKMB 2025 diikuti oleh ratusan mahasiswa baru dari berbagai provinsi di Indonesia. Kehadiran mereka dari Sabang hingga Merauke menjadi simbol nyata keragaman sekaligus kekuatan persatuan, serta menunjukkan kepercayaan masyarakat luas terhadap Universitas Bunda Thamrin sebagai kampus yang berdampak dan terus berkembang.
Hari Pertama: Menanamkan Nilai Dasar dan Visi Akademik
Suasana hangat dan penuh kekhidmatan mewarnai pembukaan PKKMB pada Senin, 1 September 2025. Acara dimulai dengan penayangan video safety briefing dan profil kampus, dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Khairul Fadhli Margolang, S.Kom., M.Kom, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh peserta yang dipandu Leli Apriani Sizega.
Ketua Panitia PKKMB 2025, Mhd. Ihwanuddin Hasibuan, S.H., M.H., CPM., CELC, membuka acara dengan sambutan penuh motivasi. Ia menegaskan bahwa PKKMB bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan titik awal perjalanan mahasiswa dalam membangun jati diri di perguruan tinggi.
“PKKMB adalah gerbang awal kalian untuk memasuki dunia baru, dunia akademik yang penuh tantangan sekaligus peluang. Kami berharap mahasiswa baru UBT dapat menjadi generasi yang tangguh, kreatif, serta siap beradaptasi dengan perubahan zaman. Jadilah bagian dari generasi emas Indonesia yang membawa perubahan positif” tegasnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D, yang menekankan pentingnya mahasiswa menjadi motor penggerak pembangunan nasional melalui inovasi, riset, dan pengabdian kepada masyarakat, melalui zoom.
Sementara itu, Rektor Universitas Bunda Thamrin, Dr. Drs. Surya Utama, MS, dalam sambutannya mengajak seluruh mahasiswa baru untuk menjadikan UBT sebagai ruang pengembangan diri yang maksimal.
“Kalian datang dari berbagai daerah dengan latar belakang berbeda, namun di sini kita dipersatukan oleh tujuan yang sama: belajar, tumbuh, dan memberi manfaat. Universitas Bunda Thamrin berkomitmen membekali kalian dengan ilmu pengetahuan, karakter, dan keterampilan, sehingga kelak kalian mampu bersaing di tingkat Nasional bahkan Global. Ingatlah, kalian bukan hanya mahasiswa, tetapi calon pemimpin bangsa di masa depan” ujar Rektor penuh semangat.
Turut hadir pula perwakilan Yayasan Gleni, dr. Hely, M.Kes, yang menegaskan komitmen yayasan dalam menyediakan sarana dan prasarana terbaik bagi seluruh mahasiswa.
“Kami percaya pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga soal pembentukan mental, karakter, dan kepedulian sosial. Yayasan Gleni siap mendukung penuh agar mahasiswa UBT menjadi insan yang mandiri, sehat, berkarakter, dan berdampak bagi masyarakat” ungkap dr. Hely dalam sambutannya.
Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan berbagai materi pembekalan, mulai dari Sistem Pendidikan Tinggi & Tridharma Perguruan Tinggi oleh Dr. Siti Khadijah, S.K.M., M.Kes, Strategi Sukses Belajar di Perguruan Tinggi (learn how to learn) oleh Dr. dr. Dedi Ardinata, M.Kes., AIFM, hingga pembahasan penting tentang Kesehatan Mental, Kampus Sehat, dan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba.
Menjelang sore, mahasiswa juga mengikuti sesi ice breaking dan games bersama BEM untuk mempererat kebersamaan, sebelum akhirnya acara hari pertama ditutup.
Hari Kedua: Penguatan Karakter, Kebangsaan, dan Layanan Kampus
Hari kedua, Selasa, 2 September 2025, dibuka dengan sesi Pengenalan Program Studi dan Laboratorium. Sesi ini memberikan kesempatan lebih luas bagi mahasiswa baru untuk berinteraksi dengan dosen, ketua program studi, dan staf akademik, sekaligus memahami potensi, kurikulum, serta fasilitas yang tersedia di jurusan masing-masing.
Setelah itu, mahasiswa mendapatkan pembekalan penting terkait Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Seksual oleh Prodalima, S.Kep., Ns., M.Kep, serta pemahaman tentang Branding Kampus oleh Fahrunnysa, S.T —bagaimana mahasiswa dapat berperan menjaga citra positif di masyarakat, menciptakan identitas unik, serta membangun loyalitas dan kebanggaan.
Materi tentang Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara yang disampaikan oleh Mhd. Ihwanuddin Hasibuan, S.H., M.H. kembali menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial.
“Mahasiswa bukan hanya pencari ilmu, tetapi juga pilar kebangsaan. Kalian harus menjadi teladan, menjaga persatuan, serta siap membela bangsa dan negara dalam berbagai bidang kehidupan” pesannya.
Selain itu, mahasiswa diperkenalkan dengan Sistem Akademik Digital (SIAKAD) oleh Ricky Irnanda, S.Kom, layanan perpustakaan oleh Fitri Ningsih Pasaribu, S.IP, serta berbagai organisasi kemahasiswaan yang dapat menjadi wadah pengembangan diri. Informasi terkait layanan Asrama, Catering, dan BPJS juga diberikan langsung oleh dr. Hely, M.Kes. Semua layanan ini dipaparkan secara rinci agar mahasiswa baru dapat menyesuaikan diri dengan cepat dalam kehidupan kampus.
Menjelang sore, acara semakin semarak dengan games interaktif dari BEM, kemudian dilanjutkan dengan pengumuman peserta terbaik PKKMB 2025. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pesan dan kesan dari mahasiswa baru, sambutan Wakil Rektor, doa bersama, serta sesi foto yang meninggalkan kesan kebersamaan dan semangat baru bagi seluruh peserta.
Dengan mengusung tema “Wujudkan Mahasiswa Emas sebagai Pionir Indonesia yang Mandiri, Cerdas, dan Berkarakter”, Universitas Bunda Thamrin menegaskan perannya sebagai kampus yang tidak hanya mendidik secara akademis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kemandirian, serta integritas.
Hadirnya mahasiswa baru dari berbagai provinsi di Indonesia menjadi bukti nyata bahwa UBT adalah kampus inklusif yang siap melahirkan generasi emas Indonesia—mahasiswa yang mandiri, cerdas, berkarakter, dan mampu memberi dampak positif bagi Bangsa dan Negara.