Empat Hari Dinilai LAM-PTKes, D3 Keperawatan Universitas Bunda Thamrin Tunjukkan Kesiapan Mutu
Medan, 23 November 2025
Universitas Bunda Thamrin melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) oleh LAM-PTKes terhadap Program Studi D3 Keperawatan selama empat hari, Rabu hingga Sabtu, 19–22 November 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 2 Universitas Bunda Thamrin dan menjadi bagian strategis dalam upaya penjaminan serta peningkatan mutu pendidikan keperawatan.
Asesmen Lapangan menghadirkan dua Asesor LAM-PTKes, Muhammad Syafwani, S.Kp., M.Kep., Sp.Jiwa dan Elizabeth Arie Setyarini, S.Kep., Ns., M.Kes. Kegiatan dihadiri Rektor Universitas, Wakil Rektor, Pimpinan Unit Pengelola Program Studi (UPPS), Ketua dan Tim Program Studi D3 Keperawatan, Dosen, Tenaga Kependidikan, Mahasiswa, Alumni, serta perwakilan Yayasan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Bunda Thamrin, Surya Utama, Dr. Drs., MS. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa asesmen lapangan bukan sekadar proses penilaian administratif, melainkan sarana refleksi dan peningkatan kualitas.
“Asesmen lapangan ini menjadi momentum evaluasi menyeluruh bagi kami untuk memastikan bahwa Program Studi D3 Keperawatan terus berkembang, adaptif terhadap kebutuhan layanan kesehatan, serta mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan beretika,” ujar Rektor.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan, Pihak Yayasan Gleni, Hendra Wibowo, S.E. Ia menyampaikan dukungan penuh yayasan terhadap penguatan tata kelola dan mutu akademik di Universitas Bunda Thamrin.
“Yayasan berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sarana, sumber daya manusia, dan sistem pembelajaran agar Prodi D3 Keperawatan mampu bersaing dan memberi kontribusi nyata bagi dunia kesehatan,” ungkapnya.
Setelah pembukaan, Tim Asesor menyampaikan perkenalan serta mekanisme pelaksanaan Asesmen Lapangan. Kegiatan dilanjutkan dengan presentasi pimpinan Unit Pengelola Program Studi (UPPS) dan Ketua Program Studi D3 Keperawatan yang memaparkan capaian kinerja, pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, tata kelola, serta rencana pengembangan program studi.
Ketua Program Studi D3 Keperawatan menyampaikan bahwa seluruh proses asesmen disikapi sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan.
“Kami terbuka terhadap setiap masukan dari Tim Asesor sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pembelajaran, praktik klinik, serta relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan layanan kesehatan,” ujarnya.