Capping Day Universitas Bunda Thamrin: Saat Mahasiswa Keperawatan Menyematkan Janji Hati untuk Mengabdi
Medan, 28 Mei 2026
Aula Lantai 8 Universitas Bunda Thamrin dipenuhi wajah-wajah muda yang penuh harapan. Mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan berdiri tegak dengan seragam putih, simbol kesucian dan komitmen mereka. Di balik senyum yang terpancar, tersimpan rasa gugup sekaligus bangga: mereka akan menjalani prosesi Capping Day, sebuah tradisi sakral yang menandai langkah awal menuju dunia praktik klinik.
Bagi sebagian mahasiswa, momen ini adalah buah dari perjuangan panjang. Ada yang harus membagi waktu antara kuliah dan bekerja, ada pula yang menempuh perjalanan jauh setiap hari demi menimba ilmu. Namun semua rasa lelah seakan terbayar ketika cap perawat disematkan. Prosesi ini bukan sekadar simbol, melainkan janji untuk mengabdikan diri kepada masyarakat dengan sepenuh hati.
Dr. Siti Khadijah, S.KM., M.Kes, Wakil Rektor I Universitas Bunda Thamrin, menuturkan dengan penuh makna: "Capping Day bukan hanya seremoni, tetapi sebuah janji moral. Mahasiswa harus menjunjung tinggi nilai empati, integritas, dan profesionalisme dalam setiap tindakan keperawatan. Inilah awal perjalanan menuju profesi mulia sebagai perawat."
Perwakilan Yayasan Gleni menambahkan pesan yang menyentuh hati: "Kami berharap mahasiswa Universitas Bunda Thamrin dapat menjadi perawat yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki hati yang tulus dalam melayani masyarakat. Dedikasi dan keikhlasan adalah kunci dalam profesi ini."
Sementara itu, Ketua Prodi D-III Keperawatan menegaskan: "Capping Day adalah identitas mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan. Kami percaya bahwa dengan bekal ilmu dan sikap profesional, mereka akan mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia kesehatan."
Di balik prosesi resmi, ada momen-momen kecil yang penuh makna. Seorang mahasiswa tampak menahan air mata saat cap perawat disematkan, sementara orang tuanya tersenyum bangga dari barisan kursi tamu. Ada pula yang berpelukan erat dengan sahabat, merayakan langkah baru bersama.
Bagi mereka, Capping Day bukan hanya tentang seragam putih dan cap, tetapi tentang janji kepada diri sendiri, keluarga, dan masyarakat: untuk menjadi perawat yang hadir dengan hati.
Acara ditutup dengan doa bersama, mengiringi langkah mahasiswa keperawatan Universitas Bunda Thamrin menuju dunia klinik. Suasana penuh haru dan kebanggaan menjadi saksi bahwa profesi perawat bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan jiwa.